Koreksi pasar terjadi antara awal Oktober hingga awal November 2025, saat harga Bitcoin turun ke kisaran USD 100.000. Hal ini memicu likuidasi posisi beli di berbagai bursa kripto terkemuka, dengan nilai posisi panjang yang dilikuidasi mencapai lebih dari USD 1 miliar dalam waktu sepekan. Penurunan ini diyakini dipengaruhi oleh tekanan kebijakan moneter global yang ketat, aksi ambil untung setelah rekor tertinggi, serta kelemahan struktur leverage di pasar derivatif.
Meskipun demikian, para analis tetap yakin akan kekuatan fundamental kripto yang kuat. Hal ini terbukti dari terusnya arus dana institusi melalui ETF berbasis aset digital. Mereka melihat koreksi ini sebagai proses penyegaran pasar, bukan sebagai awal dari tren penurunan jangka panjang. Diperkirakan koreksi saat ini bahkan dapat memperkuat ekosistem kripto dengan menghilangkan leverage yang berlebihan dan menguatkan peran aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum sebagai fondasi pasar digital global.





