Sosialisasi Empat Pilar MPR oleh Lucy Kurniasari: Budayakan Musyawarah

by -60 Views

Budaya musyawarah mufakat di Indonesia semakin ditinggalkan oleh masyarakat, yang kini cenderung lebih memilih pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak (voting). Anggota MPR RI, Lucy Kurniasari, menyampaikan hal ini dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara MPR RI di Surabaya. Lucy menegaskan bahwa penggunaan sistem voting sering terjadi dalam pemilihan kepala desa, RW, RT, ketua organisasi, OSIS, hingga BEM di perguruan tinggi.

Dampak dari penggunaan voting tersebut menyebabkan ketidakpuasan di pihak yang kalah, bahkan sering kali muncul konflik atau organisasi tandingan. Lucy menyoroti hal ini dan mengingatkan bahwa sila keempat Pancasila telah memberikan arahan yang jelas tentang pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan. Musyawarah mufakat merupakan proses diskusi dan pembahasan bersama untuk mencapai kesepakatan tanpa merugikan pihak lain, dengan tujuan mempererat hubungan sosial dan tali persaudaraan.

Lucy menekankan bahwa melalui musyawarah mufakat, semua pihak dapat merasa terlibat dan hasil keputusan yang dicapai dapat dinikmati bersama. Dengan memperbanyak budaya musyawarah mufakat, diharapkan dapat menciptakan kerukunan, toleransi, dan keharmonisan dalam masyarakat. Lucy Kurniasari, sebagai anggota DPR RI yang peduli akan keberlangsungan budaya musyawarah, mengajak masyarakat untuk kembali mempraktikkan nilai-nilai musyawarah dalam kehidupan sehari-hari.

Source link