Pentingnya Pendidikan Pemilih Muda Menurut Anggota Komisi II DPR RI
Anggota Komisi II DPR RI, Indrajaya, menggarisbawahi pentingnya pendidikan pemilih bagi generasi muda sebagai langkah penting dalam membangun kesadaran politik yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan pemilih tidak boleh hanya dilakukan menjelang pemilihan umum, tetapi seharusnya dimulai jauh sebelum masa pemilu. Hal ini disampaikannya dalam acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Merauke, Papua Selatan.
Indrajaya juga menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan politik di Komisi II DPR RI. Pada saat proses pembahasan APBN, mereka berusaha keras agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap program pendidikan pemilih. Hasilnya, anggaran KPU RI untuk tahun 2026 berhasil ditingkatkan menjadi Rp3,6 triliun, naik sebesar Rp1 triliun dari usulan awal.
Dengan kenaikan anggaran tersebut, Indrajaya berharap KPU RI dapat memperluas program pendidikan pemilih, terutama di daerah-daerah terpencil dan wilayah timur Indonesia seperti Papua. Menurutnya, generasi muda adalah kunci untuk masa depan bangsa, sehingga sangat penting bagi mereka untuk memiliki pengetahuan politik yang benar agar dapat menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.





