Macet Parah di Leuwiliang: PKL Tumpah ke Jalan, Ketua Pedagang Angkat Bicara

by -76 Views

Bogor Barat mengalami kemacetan parah di sekitar Pasar Leuwiliang, terutama pada dini hari hingga pagi. Kemacetan tersebut disebabkan oleh banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan dan area publik seperti parkiran pertokoan Banpur. Situasi ini diyakini sebagai akibat kurangnya tempat penampungan sementara bagi pedagang terdampak oleh pembangunan Pasar Leuwiliang setelah kebakaran. Beberapa pihak juga meragukan perencanaan yang matang serta keikutsertaan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dalam proyek tersebut.

Kemacetan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi merugikan secara ekonomi. Waktu tempuh yang meningkat, biaya bahan bakar yang lebih tinggi, dan gangguan dalam distribusi barang menjadi dampak langsung yang dirasakan oleh warga sekitar. Pedagang sendiri merasa tidak mendapat arahan yang jelas dari pihak pengelola pasar, sehingga mereka bertindak mandiri dengan menempati area sekitar jalan.

Masyarakat pun mendesak Perumda Pasar Tohaga untuk turun tangan dalam penyelesaian masalah ini. Mereka berharap agar pengelola pasar dan pemerintah daerah dapat menemukan solusi yang tepat tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Jika masalah ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan timbul konflik sosial yang lebih luas di Leuwiliang.

Source link