Bitcoin Menguji Level USD 120.000 Saat Shutdown Pemerintah AS

by

Harga Bitcoin melonjak hingga mencapai level USD 120.000 setelah penutupan pemerintah AS menghentikan rilis data ekonomi resmi. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa The Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunga lebih cepat, mendorong investor untuk beralih ke aset berisiko seperti kriptokurensi. Lonjakan harga Bitcoin juga mengukuhkan posisinya sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global, seperti yang terlihat dari data di coinmarketcap.

Kenaikan harga Bitcoin juga berdampak pada aset kripto lainnya seperti Ethereum, Solana, dan XRP, yang juga mengalami penguatan yang signifikan. Meskipun Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan kekhawatiran tentang penurunan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan pekerja akibat penutupan pemerintah, belum ada pernyataan resmi dari Ketua The Fed Jerome Powell atau pemimpin utama dalam dunia kripto terkait dengan lonjakan ini.

Peningkatan minat terbuka pada kontrak berjangka dan opsi BTC juga turut menambah volatilitas pasar. Biasanya, setiap kali terjadi penutupan pemerintah AS, aset berisiko akan mengalami gejolak. Namun, kali ini, pasar kripto justru memanfaatkan momentum tersebut untuk menguat, sejalan dengan pandangan bahwa aset terdesentralisasi dapat menjadi alternatif di tengah regulasi dan ketidakpastian ekonomi global.

Source link