Perubahan Besar dalam PDIP: Megawati Ambil Alih Sebagai Sekjen

by

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri resmi melantik jajaran pengurus DPP PDIP periode 2025–2030 dalam Kongres VI yang digelar di Nusa Dua, Bali. Satu hal yang menarik perhatian adalah ketidakhadiran nama Hasto Kristiyanto dalam struktur pengurus inti. Megawati yang membacakan susunan pengurus baru secara langsung, menjadikan dirinya sebagai Sekjen PDIP, sebuah langkah yang tidak lazim dalam partai besar seperti PDIP.

Saat prosesi pelantikan berlangsung, terlihat Hasto Kristiyanto absen dari struktur baru tersebut. Padahal, Hasto sebelumnya menjabat sebagai Sekjen PDIP dan merupakan sosok sentral dalam mesin organisasi partai. Kehadiran Hasto pada sesi penutupan Kongres memecah suasana haru. Megawati yang tengah memberikan pidato politik tiba-tiba disambut dengan kedatangan Hasto di lokasi kongres. Kehadiran Hasto disambut dengan tepuk tangan dan yel-yel semangat dari para kader PDIP.

Tangis Megawati pecah saat Hasto menghampiri dan memberikan penghormatan padanya. Megawati mengaku sering mendoakan keadilan bagi orang-orang yang dianggapnya diperlakukan tidak adil secara hukum, termasuk untuk Hasto. Selain itu, dalam pidatonya Megawati juga menyentil lembaga penegak hukum, terutama KPK, yang menurutnya sudah tidak sejalan dengan semangat awal pembentukannya.

Struktur pengurus PDIP yang diumumkan Megawati mencakup sejumlah nama besar seperti Ganjar Pranowo, Basuki Tjahaja Purnama, Puan Maharani, dan lainnya. Meskipun demikian, absennya nama Hasto Kristiyanto masih menjadi perbincangan hangat, terutama karena momen emosional yang dihadirkan oleh kedatangannya pada Kongres tersebut. Susunan pengurus baru ini menunjukkan upaya konsolidasi dan regenerasi di internal PDIP, meskipun tanpa kehadiran Hasto dalam struktur tersebut.

Source link