Penyimpangan Dana Dasawisma di PKS: Klarifikasi Politikus

by

Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menaikkan dana operasional untuk para kader Dasawisma (Dawis) dari Rp500 ribu menjadi Rp750 ribu per bulan disambut positif oleh Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz. Meskipun demikian, Abdul Aziz mengungkapkan kekhawatiran dari para kader karena mereka belum melihat kenaikan dana tersebut diimplementasikan.

Keresahan ini disampaikan saat Rapat Kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas PPAPP (Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk) pada Senin, 7 Juli 2025. Menurut Abdul Aziz, proses untuk menambah dana Dawis tidak berjalan lancar dan memerlukan diskusi antara legislatif dan eksekutif untuk mencapai kesepakatan.

Abdul Aziz menyatakan pentingnya kejelasan waktu pencairan kenaikan dana operasional ini agar para kader Dawis dapat bekerja dengan tenang. Selama masa reses, ia banyak ditemui oleh para ibu kader Dawis yang meminta kepastian terkait pencairan dana. Abdul Aziz menegaskan bahwa kepastian ini sangat diperlukan agar para kader bisa fokus menjalankan tugas sosial mereka tanpa kekhawatiran.

Gubernur Pramono Anung sebelumnya telah mengumumkan kebijakan kenaikan dana operasional ini dalam pertemuan resmi bersama para kader Dawis di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 3 Juli 2025. Harapannya, dengan kenaikan dana tersebut, para kader Dawis dapat bekerja lebih efektif dan terjamin dalam melaksanakan tugas sosial mereka.

Source link