Organisasi Muslim di New York Menghentikan Masjid dari Mengundang Pejabat yang Acuh Terhadap Kondisi di Gaza

by -107 Views


Kamis, 14 Maret 2024 – 02:00 WIB

New York – Organisasi-organisasi Muslim di New York menyerukan kepada masjid-masjid pada bulan Ramadan untuk tidak mengundang pejabat terpilih mana pun, yang belum menyerukan gencatan senjata dalam perang di Gaza.

Baca Juga :


5 Tradisi Unik Ramadhan Belahan Dunia, Ada yang Bikin Merinding

Di New York City, Majlis Ash-Shura, Dewan Pimpinan Islam New York mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka menganggap sikap diam para pemimpin politik lokal dan nasional sangat mengecewakan.

“Dalam konteks inilah kami menegaskan pendirian yang pasti, masjid-masjid kami harus menjadi benteng ibadah dan kenyamanan komunal, tidak tersentuh oleh gejolak urusan duniawi, terutama pada saat-saat kritis dalam menjalankan ibadah spiritual,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Middle East Eye, Rabu, 13 Maret 2024.

Baca Juga :


Polisi Tangkap Muncikari di Bogor, Jual Selebgram hingga Putri Budaya Bertarif Puluhan Juta

Warga muslim di Amerika Serikat

Photo :

  • Council on Foreign Relations

Organisasi itu menambahkan bahwa mereka secara eksplisit menyarankan masjid-masjid anggotanya dan masyarakat luas untuk mengadopsi kebijakan larangan masuk yang ketat bagi politisi dan kampanye politik di ruang suci selama Ramadan, perayaan Idul Fitri, dan salat Jumat.

Baca Juga :


Zaidul Akbar Ungkap 2 Cara Allah Membersihkan dan Menyehatkan Manusia Selama Ramadhan

“Kehadiran politisi atau wacana politik di ruang-ruang ini, kami yakin, akan sangat mengganggu jamaah kami, yang sudah tertekan oleh ketidakadilan global, dan melanggar kesucian ibadah dan martabat iman kami,” lanjut pernyataan itu.

Sebagai informasi, pejabat terpilih, dan mereka yang berencana mencalonkan diri untuk menjadi bagian dari pemerintah New York, sering mengunjungi masjid untuk menarik pemilih Muslim.

Seringkali, masjid sendiri mengundang pejabat terpilih untuk berbicara dan menunjukkan dukungan mereka. Namun, organisasi-organisasi Muslim berargumentasi bahwa hal tersebut tidak lagi layak dilakukan.

Selain itu, pada malam pertama bulan suci Ramadan, pasukan Israel memukuli dan mencegah jamaah Muslim memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Direktur kantor informasi pemerintah di Gaza berbicara mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza sangat buruk pada hari pertama bulan suci Ramadan.

Warga Gaza sholat tarawih di reruntuhan

Direktur tersebut mengatakan, ribuan warga Palestina tidak mendapatkan makanan untuk berbuka puasa.

“Kami mendesak para pejabat dan pemimpin terpilih, khususnya mereka yang mengaku menganut nilai-nilai takut akan Tuhan, untuk melakukan introspeksi terhadap tanggung jawab mereka dan bertindak tegas untuk menghentikan hilangnya nyawa orang tak berdosa untuk mendapatkan kepercayaan dari komunitas Muslim,” kata Majlis Ash-Shura.

“Kesalehan dan kepemimpinan sejati lebih dari sekadar retorika, namun juga mencakup tindakan berani dan berprinsip yang mencerminkan prinsip keadilan dan kemanusiaan.”

Halaman Selanjutnya

Seringkali, masjid sendiri mengundang pejabat terpilih untuk berbicara dan menunjukkan dukungan mereka. Namun, organisasi-organisasi Muslim berargumentasi bahwa hal tersebut tidak lagi layak dilakukan.

Halaman Selanjutnya