Quick Count: Prabowo-Gibran Raih Kemenangan di Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Ucapan Terima Kasih kepada Ibu-ibu RT

by -44 Views

Pasangan capres cawapres 02 Prabowo – Gibran unggul di Jawa Barat berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sementara di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Mereka unggul dibanding pasangan AMIN dan pasangan Ganjar-Mahfud.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat terutama warga Jawa Barat yang memilih pasangan Prabowo Gibran. Dari berbagai lembaga survei, pasangan Prabowo – Gibran mendapat perolehan suara di atas 50 persen.

Dedi Mulyadi menilai kemenangan Prabowo – Gibran diraih dengan kerja keras semua perangkat partai, relawan dan para loyalis. “Kemenangan ini diraih karena kerja keras partai pengusung dan relawan,” katanya.

Dedi Mulyadi juga meminta masyarakat berperan aktif mengawal Pilpres ini untuk mewujudkan Indonesia Maju. “Semoga kita mengawal kepemimpinan dan mengawal janji- janji yang diucapkan,” terangnya.

Untuk diketahui, berikut rangkuman Janji Prabowo-Gibran di Pilpres 2024:

– Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil.
– Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menuntaskan kasus TBC, dan membangun Rumah Sakit lengkap berkualitas di kabupaten.
– Mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan lumbung pangan desa, daerah, dan nasional.
– Membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten, dan memperbaiki sekolah-sekolah yang perlu renovasi.
– Melanjutkan dan menambahkan program kartu-kartu kesejahteraan sosial serta kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolut.
– Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/POLRI, dan pejabat negara
– Melanjutkan pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan menjamin penyediakan rumah murah bersanitasi baik untuk yang membutuhkan, terutama generasi milenial, generasi Z, dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
– Mendirikan Badan Penerimaan Negara dan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) ke 23%.