Pemanfaatan Bonus Demografi Sebagai Tantangan Keterbatasan Waktu dalam Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah

by -31 Views

Arus Keluar Kekayaan Nasional

Salah satu persoalan ekonomi yang mendesak di Indonesia saat ini adalah arus keluar kekayaan nasional dari wilayah Indonesia. Sejumlah besar hasil ekonomi Indonesia disimpan di luar negeri, yang menyebabkan kekayaan negara mengalir keluar. Bagi suatu negara, kekayaan dapat diibaratkan sebagai darah. Saat ini, bangsa Indonesia seolah kehilangan darahnya dan kondisi ini telah terjadi selama puluhan tahun.

Kekayaan dan uang hasil kerja keras bangsa Indonesia terus mengalir keluar, sehingga saat ini, bangsa Indonesia seakan sedang bekerja untuk memperkaya negara lain. Masalah ini sudah terlihat sejak zaman penjajahan, di mana kekayaan alam Indonesia dieksploitasi dan hasilnya dibawa ke luar negeri. Saat itu, VOC merupakan perusahaan dengan nilai tertinggi di dunia. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia tinggi, kekayaan yang dihasilkan malah disimpan di bank-bank Belanda.

Kondisi saat ini sebenarnya tidak jauh berbeda. Data neraca ekspor-impor Indonesia dari tahun 1997 hingga 2014 menunjukkan bahwa selama 17 tahun, total nilai ekspor mencapai angka USD 1,9 triliun dan mengalami surplus. Namun, angka ini belum tentu merepresentasikan nilai ekspor sebenarnya, karena terdapat banyak kebocoran dalam ekspor yang sulit diukur.

Sebagian besar keuntungan ekspor Indonesia masuk ke perusahaan-perusahaan asing yang memiliki rekening di luar negeri, dan perusahaan-perusahaan ini menggunakan sumber daya alam Indonesia, namun tidak menyimpan keuntungan mereka di dalam negeri. Terdapat juga pengusaha Indonesia yang ikut memindahkan keuntungan mereka ke luar negeri, sehingga uang hasil keuntungan tidak bisa digunakan untuk membangun Indonesia.

Arus keluar kekayaan nasional merupakan masalah sistemik yang perlu dihadapi. Jika kekayaan terus mengalir ke luar negeri, bagaimana ekonomi kita bisa kuat? Bagaimana harga-harga barang bisa stabil untuk rakyat kita?

Hal ini merupakan masalah yang sudah berlangsung selama ratusan tahun, namun elite Indonesia terlalu lama tidak menyampaikan hal ini. Banyak orang kecil yang merasakan tekanan ekonomi, namun elite diam saja. Ini merupakan kenyataan yang perlu disadari oleh semua pihak. Jika arus keluar kekayaan nasional terus berlanjut, pembangunan jangka panjang bagi negara kita tidak akan pernah tercapai. Sebagai negara, kita harus berjuang untuk mengembalikan kekayaan kita ke dalam negeri.

Sumber: Prabowo Subianto Website