Mayoritas aset kripto dengan kapitalisasi besar berada di zona merah pada perdagangan Kamis, 24 September 2026. Berdasarkan pemantauan sekitar pukul 08.26 WIB, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sama-sama mengalami penurunan dalam 24 jam terakhir, meski keduanya masih mencatat penguatan jika dihitung dalam periode tujuh hari.
Bitcoin dan Ethereum Melemah
Mengutip data CoinMarketCap, harga Bitcoin turun 2,86 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, kinerja mingguan Bitcoin masih positif dengan kenaikan 10,35 persen. Harga aset kripto terbesar tersebut berada di level US$84.228,51, atau sekitar Rp1,50 miliar dengan asumsi kurs Rp17.854 per dolar AS.
Ethereum mengalami tekanan yang sedikit lebih besar. Harganya melemah 3,25 persen dalam sehari, tetapi masih menguat 10,77 persen selama sepekan. Ethereum diperdagangkan pada harga US$2.680,99, setara sekitar Rp47,87 juta.
Pergerakan harian kedua aset utama itu memperlihatkan adanya penurunan setelah penguatan yang masih tercatat dalam rentang satu pekan. Data tersebut menjadi gambaran bahwa pelemahan pada perdagangan Kamis belum menghapus kenaikan yang dibukukan Bitcoin dan Ethereum selama tujuh hari terakhir.
XRP Catat Penurunan Harian Terbesar
Dari aset kripto yang dipantau, XRP mencatat penurunan paling dalam dalam 24 jam terakhir. Harga XRP turun 6,32 persen dan berada di level US$1,49, atau sekitar Rp26.602. Kendati demikian, XRP masih membukukan kenaikan 15,53 persen dalam sepekan, menjadi penguatan mingguan terbesar di antara aset yang tercantum dalam data tersebut.
BNB juga bergerak turun dengan pelemahan 3,26 persen dalam sehari. Harga BNB kini berada di US$766,25 atau sekitar Rp13,68 juta. Dalam periode tujuh hari, BNB masih mencatat kenaikan 5,69 persen.
Berbeda dari aset lainnya, dua stablecoin yang masuk dalam daftar bergerak relatif datar. Harga Tether (USDT) naik tipis 0,01 persen dalam 24 jam terakhir dan bertambah 0,05 persen selama sepekan. USDT berada di level US$0,9997, setara sekitar Rp17.849.
USDC juga mencatat kenaikan 0,01 persen, baik dalam 24 jam terakhir maupun selama tujuh hari. Harganya berada di US$0,9997 atau sekitar Rp17.849.
Dengan demikian, pada waktu pemantauan tersebut, sebagian besar aset dalam daftar mengalami koreksi harian, sementara seluruh aset yang disebutkan masih mencatat perubahan mingguan positif, termasuk USDT dan USDC yang pergerakannya sangat terbatas.





