S&P Global mengakuisisi OpenZeppelin, sebuah langkah yang dinilai dapat memperluas jangkauan OpenZeppelin di tengah meningkatnya minat institusi terhadap aset digital, jaringan blockchain, dan protokol decentralized finance (DeFi).
Brener menilai bergabungnya OpenZeppelin dengan S&P Global akan membuka akses yang lebih luas ke berbagai organisasi yang mulai memasuki pasar aset digital. Menurut dia, perkembangan adopsi oleh institusi juga mencakup penggunaan jaringan blockchain serta protokol DeFi.
“Bersama S&P Global, fondasi tersebut dapat menjangkau lebih banyak organisasi yang mulai memasuki pasar ini, serta jaringan blockchain dan protokol DeFi yang semakin mendapatkan adopsi dari institusi,” ujar Brener.
Akuisisi di tengah ekspansi aset digital
Transaksi tersebut berlangsung ketika perhatian institusi terhadap aset digital dan tokenisasi terus berkembang. S&P Global sebelumnya telah memperluas aktivitas bisnisnya ke sektor kripto, salah satunya melalui unit indeks yang dimilikinya.
Sejak 2021, S&P Dow Jones Indices telah menerbitkan sejumlah indeks yang melacak aset kripto. Produk tersebut mencakup indeks pasar dengan lebih dari 240 aset kripto, serta indeks khusus yang berfokus pada Bitcoin dan Ethereum.
Indeks-indeks itu menggunakan data harga yang dipasok oleh Lukka. Dengan demikian, keterlibatan S&P Global di sektor aset digital tidak hanya terlihat dari akuisisi OpenZeppelin, tetapi juga dari pengembangan produk indeks kripto yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.
OpenZeppelin sendiri disebut berada di balik keamanan aset kripto. Melalui akuisisi ini, jangkauan organisasi tersebut diharapkan dapat terhubung dengan lebih banyak pihak yang sedang mengeksplorasi atau mulai beroperasi di pasar aset digital. Pernyataan Brener juga menyoroti perluasan akses terhadap ekosistem blockchain dan DeFi yang semakin memperoleh adopsi dari kalangan institusi.
Penasihat dalam transaksi
Dalam proses akuisisi, S&P Global menunjuk Jefferies sebagai penasihat keuangan. Clifford Chance bertindak sebagai penasihat hukum perusahaan tersebut.
Sementara itu, OpenZeppelin menggunakan jasa FT Partners sebagai penasihat keuangan dan strategis. Untuk menangani aspek hukum transaksi, OpenZeppelin menunjuk Cooley.
Keterlibatan sejumlah penasihat tersebut mencakup sisi keuangan, strategi, dan hukum dari transaksi akuisisi. Namun, informasi mengenai nilai akuisisi maupun waktu penyelesaian transaksi tidak disebutkan dalam keterangan yang tersedia.





