Penyelidikan oleh Departemen Kehakiman AS baru-baru ini telah menghasilkan penyitaan infrastruktur digital terkait dengan pendanaan Hamas. Informasi yang diperoleh dari tindakan tersebut mengungkap bahwa ribuan orang telah berinteraksi dengan platform yang digunakan untuk memberikan donasi kepada Hamas.
Metode Pembayaran yang Digunakan
Menariknya, sebagian dari individu yang terlibat dalam transaksi tersebut menggunakan cryptocurrency sebagai metode pembayaran. Namun, tidak sedikit pula yang memilih metode pembayaran tradisional untuk memberikan sumbangan.
Penyelidikan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada jejak transaksi kripto maupun dompet digital. Aparat keamanan juga melakukan pelacakan terhadap komunikasi dan interaksi yang dilakukan melalui platform-platform tertentu yang digunakan untuk mengkoordinasikan kegiatan penggalangan dana ini.
Proses Analisis Data
Saat ini, tim penyelidik memiliki akses ke beragam data yang meliputi detail transaksi keuangan, infrastruktur digital, dan informasi kontak yang terkait dengan aktivitas donasi. Analisis mendalam terhadap data-data tersebut akan menjadi landasan bagi langkah-langkah berikutnya yang akan diambil oleh FBI dalam kasus ini.
Selain cryptocurrency, metode pembayaran lainnya juga tengah menjadi fokus utama dalam proses penyelidikan ini. Dengan menggali lebih dalam informasi yang terkandung dalam data yang disita, diharapkan FBI dapat menemukan pola-pola tersembunyi yang membantu dalam mengungkap jaringan pendanaan Hamas dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.





