Aset Kripto RI: Regulasi dan Inovasi Mendorong Pertumbuhan

by


Bali Potensial Menjadi Pusat Investasi, Teknologi, dan Inovasi di Indonesia

Pemerintah Indonesia semakin melihat potensi pengembangan teknologi blockchain dan aset digital sebagai bagian yang penting dalam perubahan ekosistem investasi nasional. Menurut Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, perkembangan teknologi tersebut dinilai semakin relevan untuk memenuhi kebutuhan investasi di Tanah Air.

Peluang Bali sebagai Pusat Investasi dan Teknologi

Selain itu, Todotua Pasaribu juga mengamati bahwa Pulau Bali memiliki peluang besar untuk tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata, tetapi juga sebagai pusat investasi, teknologi, dan inovasi di Indonesia. Dengan potensi yang dimiliki, Bali dapat menjadi rumah bagi komunitas fintech, Web3, aset digital, dan kripto.

“Pemerintah dapat membangun kerangka kerja yang memadai, regulator memberikan kepastian, namun perusahaan dan inovatorlah yang akan membangun masa depan,” ungkap Todotua Pasaribu.

Kolaborasi Diperlukan dalam Regulasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa regulasi di sektor keuangan digital harus mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa menghambat inovasi. Misbakhun juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mengembangkan industri keuangan digital yang tangguh.

Menurutnya, kerjasama antara berbagai otoritas dibutuhkan agar perkembangan teknologi dapat diimbangi dengan kesiapan institusi. “Kesiapan institusi tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas tidak akan berarti banyak. Kolaborasi lintas otoritas menjadi kunci dalam membangun ekosistem yang kuat,” tutur Misbakhun.

Sumber: Liputan6

Source link