Metaplanet Akuisisi 96% Saham Perusahaan Gim AS: Berita Terbaru

by

Perusahaan asal Jepang, Metaplanet, tengah membuat gebrakan dengan mengakuisisi sekitar 96% saham Super League Entertainment yang tercatat di Nasdaq. Dengan nilai investasi mencapai US$ 134,6 juta atau sekitar Rp 2,40 triliun, Metaplanet berencana mengubah perusahaan media gim ini menjadi platform penyimpanan bitcoin atau treasury di Amerika Serikat.

Saham Melonjak

Saat akuisisi ini diumumkan, saham Super League (SLE) langsung melonjak hingga 80% pada jam perdagangan pertama di minggu tersebut. Meskipun kemudian turun kembali, namun tetap mencatat kenaikan sebesar 50%. Di sisi lain, saham Metaplanet juga mengalami kenaikan di atas 4% setelah pengumuman akuisisi.

Detail Akuisisi

Metaplanet akan membeli sebanyak 44,9 juta saham baru Super League dengan harga US$ 3 per lembar, serta saham preferen dan waran senilai 2.100 bitcoin atau sekitar US$ 136 juta. Selain itu, uang tunai sebesar US$ 2,5 juta juga disertakan dalam transaksi ini. Setelah proses akuisisi rampung, Super League akan berganti nama menjadi Superplanet Inc. dan sahamnya akan diperdagangkan dengan kode SUPA.

Dengan akuisisi ini, Metaplanet akan menguasai sekitar 95,7% saham biasa yang beredar di Superplanet Inc. Selain itu, cadangan bitcoin Metaplanet akan bertambah sebesar 2.100 BTC, menempatkannya sebagai salah satu perusahaan publik dengan cadangan bitcoin terbesar ketiga di dunia, setelah Strategy dan Twenty One Capital.

Eksplorasi Pasar Amerika

Direktur Eksekutif Metaplanet, Simon Gerovich, menyatakan bahwa akuisisi Super League ini merupakan langkah ekspansi perusahaan ke pasar modal Amerika yang sangat dalam. Meskipun bisnis media gim Super League tetap akan dijalankan, namun Superplanet akan berfungsi sebagai cadangan bitcoin yang terdaftar di bursa AS.

Di masa depan, Superplanet berencana menggunakan kepemilikan bitcoinnya sebagai jaminan untuk penerbitan saham preferen perpetual, dengan harapan pendapatan operasional dapat digunakan untuk membayar dividen kepada pemegang saham.

Source link