Gempa Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah Menimbulkan Getaran Hingga Malaysia
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, gempa bumi mengguncang Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah, yang juga dirasakan hingga sejumlah wilayah di Malaysia.
Gempa di Sumatera Utara
Gempa pertama terjadi di Simalungun, Sumatera Utara, dengan kekuatan magnitudo 6,4 pada pukul 17.57 WIB. Getaran gempa ini dirasakan hingga wilayah pantai barat Semenanjung Malaysia. Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) memastikan bahwa gempa tersebut tidak mengancam terjadinya tsunami.
Di Penang, Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Mohamad Shoki Hamzah, menerima sembilan panggilan darurat terkait getaran gempa di Simalungun sekitar pukul 18.55. Terdapat laporan dari beberapa wilayah di Pulau Penang dan Seberang Perai terkait getaran tersebut.
Gempa di Sulawesi Tengah
Gempa kedua terjadi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada pukul 23.25 WIB. METMalaysia menyatakan bahwa gempa ini tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi Malaysia. Warga di distrik Lahad Datu, Tawau, Kunak, dan Semporna melaporkan merasakan getaran akibat gempa tersebut.
Impak Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa gempa berkekuatan 7,7 M di NTT menelan korban. Sebanyak 53 orang dilaporkan meninggal dunia dan 135 lainnya mengalami luka-luka, menunjukkan dampak serius dari bencana tersebut.
Sementara petugas dan otoritas terkait terus berupaya memulihkan kondisi dan memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa.





