Harga Kripto 17 Juli 2026: Penurunan Bitcoin dan Solana

by

Harga Kripto Mayoritas Merosot, Monero Satu-satunya yang Menguat

Pergerakan harga kripto selama 24 jam terakhir menunjukkan mayoritas aset berada di zona merah, termasuk bitcoin (BTC). Dari 15 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, hanya Monero (XMR) yang masih mampu mencatatkan kenaikan, sementara yang lain mengalami koreksi harga.

Bitcoin Masih Memimpin Pasar, Namun Harga Terkoreksi

Bitcoin (BTC) tetap menjadi aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar, diikuti oleh Ethereum (ETH) dan Tether (USDT). Namun, tekanan jual terdalam terjadi pada Hyperliquid (HYPE) dan Zcash (ZEC) yang mengalami penurunan signifikan.

Menurut data Coinmarketcap.com per Jumat (17/7/2026), kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai US$ 1,28 triliun dengan harga US$ 63.886,69 per koin setelah mengalami koreksi sebesar 1,52% dalam 24 jam terakhir.

Di posisi kedua, Ethereum (ETH) memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 225,33 miliar dengan harga turun 3,06% menjadi US$ 1.865,88. Sementara Tether (USDT) tetap stabil dengan kapitalisasi pasar US$ 184,07 miliar dan harga 0,9991.

XRP Turun, Solana Melemah

Aset kripto XRP berada di posisi keenam dengan kapitalisasi pasar US$ 68,06 miliar dan harga turun 2,37% ke US$ 1,08. Sementara Solana (SOL) berada di peringkat ketujuh dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 43,91 miliar dan harga melemah 2,90% menjadi US$ 75,27.

Dalam kondisi mayoritas harga kripto merosot, Monero (XMR) tetap menjadi sorotan karena mampu mencatatkan kenaikan. Pergerakan harga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku pasar kripto yang terus mengamati dinamika dalam ekosistem kripto global.

Source link