Strategi Investasi Aman di Tengah Harga Bitcoin Menyusut

by

Harga Bitcoin Masih Melemah, Bagaimana Dampaknya?

Harga Bitcoin masih terus berada dalam tren penurunan, mencatat pelemahan selama hampir sembilan bulan terakhir. Hal ini turut mempengaruhi optimisme sebagian investor, termasuk para pemegang Bitcoin jangka panjang.

Meskipun sudah ada koreksi yang cukup dalam, sejumlah indikator teknikal masih menunjukkan sinyal negatif. Indikator seperti Exponential Moving Average (EMA), Weighted Moving Average (WMA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Directional Movement Index (DMI) menunjukkan arah penurunan.

Perkiraan Harga Bitcoin ke Depan

Jika melihat sejarah, pelemahan Bitcoin saat ini belum seberapa dibandingkan dengan siklus sebelumnya. Dalam lima periode koreksi terbesar Bitcoin, empat di antaranya mengalami penurunan lebih dari 80%. Jika skenario serupa terjadi lagi, harga Bitcoin berpotensi turun hingga mendekati kisaran US$ 22.000.

Dampak Terhadap Aset Lain

Tekanan terhadap Bitcoin juga berdampak pada aset lain yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Harga emas dan perak, sebagai contoh, baru-baru ini mengalami penurunan di bawah rata-rata pergerakan jangka panjangnya.

Pada kelompok logam industri, tembaga masih relatif stabil namun aluminium turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Hal ini menunjukkan melemahnya sentimen terhadap komoditas secara keseluruhan.

Source link