Harga Aset Kripto Melemah, Bitcoin Tetap Dominan
Pergerakan harga aset kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan adanya pelemahan secara umum. Dari 15 aset kripto terbesar, sebagian besar mengalami penurunan harga, namun beberapa aset seperti Tether (USDT), Hyperliquid (HYPE), dan Zcash (ZEC) masih bertahan di zona hijau.
Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, disusul oleh Ethereum. Di sisi lain, stablecoin seperti USDT dan USDC tetap stabil walaupun pasar kripto secara keseluruhan mengalami tekanan.
Harga Turun, Bitcoin Masih Mendominasi Pasar
Menurut data dari Coinmarketcap.com pada Jumat (26/6/2026), harga Bitcoin (BTC) turun 1,58% menjadi US$ 59.790,09. Meskipun mengalami koreksi, Bitcoin masih memegang posisi sebagai aset digital terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 1,20 triliun, menunjukkan dominasinya yang belum tergoyahkan di pasar kripto global.
Sementara itu, harga Ethereum (ETH) turun 2,67% menjadi US$ 1.569,04. Aset kripto terbesar kedua ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 189,25 miliar. Di lain pihak, Tether (USDT) justru menguat tipis 0,01% ke US$ 0,9985. Sebagai stablecoin terbesar, USDT memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 186,06 miliar.
Pergerakan Lainnya
Sementara itu, BNB mengalami penurunan 0,53% ke level US$ 559,50. Token asli dari ekosistem Binance ini masih memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 75,39 miliar. Untuk USD Coin (USDC), harganya stabil dengan penurunan sangat tipis 0,00% ke US$ 0,9996. Stablecoin ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 73,71 miliar.





