SpaceX Masih Memegang 18.712 Bitcoin senilai Miliaran Dolar
SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, telah mengungkapkan bahwa mereka masih memegang 18.712 bitcoin (BTC) dalam neraca perusahaan. Total nilai bitcoin tersebut mencapai miliaran dolar dan tetap tidak terganggu meskipun pasar kripto mengalami fluktuasi.
Menurut laporan yang diajukan kepada SEC pada 15 Juni 2026, nilai 18.712 BTC yang dimiliki SpaceX saat ini mencapai US$ 661 juta atau sekitar Rp 11,78 triliun dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah. Hal ini menjadikan rata-rata harga per koin sekitar US$ 35.300 atau sekitar Rp 629,52 juta.
Investasi Bitcoin SpaceX
SpaceX pertama kali mengakumulasi bitcoin pada tahun 2021 dan sejak saat itu tidak pernah menambah atau menjualnya. Meskipun pasar kripto mengalami berbagai peristiwa signifikan, seperti siklus halving 2024 dan penawaran saham perdana, SpaceX tetap konsisten dengan investasi mereka.
Dengan kepemilikan 18.712 BTC, SpaceX bersama dengan Tesla yang memiliki 11.509 BTC miliknya, menempatkannya sebagai salah satu dari pemegang Bitcoin perusahaan terbesar di dunia. Secara kolektif, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Elon Musk memiliki lebih dari 30.000 BTC senilai miliaran dolar.
Persaingan dan Perubahan Strategis
Meskipun SpaceX memiliki investasi besar dalam bitcoin, peringkat mereka masih kalah dengan perusahaan lain seperti Mara Holdings yang memegang 36.303 BTC. Namun, SpaceX tetap berada di peringkat teratas dalam daftar perbendaharaan perusahaan yang memegang aset kripto.
Perubahan struktural juga akan terjadi di masa depan yang berkaitan dengan cara penilaian aset kripto dalam laporan keuangan perusahaan. Aturan akuntansi GAAP 2024 membuat SpaceX harus memperbarui nilai aset BTC mereka berdasarkan harga pasar, sehingga fluktuasi harga bitcoin akan langsung mempengaruhi laporan keuangan perusahaan.





