Gejolak Harga Bitcoin, Analis Tetap Optimis Bitcoin Mendekati Titik Terendah Siklus
Gejolak kembali melanda pasar kripto dalam beberapa pekan terakhir. Harga Bitcoin sempat mengalami tekanan signifikan, memicu kekhawatiran investor mengenai arah pergerakan aset digital terbesar di dunia tersebut. Namun, analis Standard Chartered masih melihat peluang pemulihan dan memperkirakan Bitcoin sedang mendekati titik terendah siklusnya.
Mendekati Titik Terendah Siklus
Kepala Riset Aset Digital Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, memperkirakan Bitcoin berpotensi membentuk titik terendah siklus di kisaran US$ 59.000 sebelum kembali melanjutkan tren kenaikan. Meski pasar sempat mengalami koreksi tajam, Kendrick tetap mempertahankan proyeksi harga Bitcoin pada akhir tahun di level US$ 100.000, sementara Ethereum diperkirakan dapat mencapai US$ 4.000.
Dalam analisis terbarunya, Kendrick menilai tekanan yang terjadi saat ini belum mengubah prospek jangka panjang pasar aset digital.
“Berakhirnya musim dingin kripto (crypto winter) sudah di depan mata, menandai dimulainya periode pemulihan,” ujar Kendrick.
Arus Keluar Dana ETF Bitcoin Spot di AS
Salah satu faktor yang menekan pasar kripto dalam beberapa waktu terakhir adalah derasnya arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Sejak awal Mei, ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus keluar dana lebih dari US$ 5,72 miliar, menunjukkan banyak investor memilih menarik dananya dari instrumen tersebut. Kondisi tersebut turut memengaruhi likuiditas pasar dan memicu tekanan jual pada Bitcoin.





