Prabowo dan Misi Menyejahterakan Rakyat: Pandangan dari Ketua LBH GEKIRA
Presiden Prabowo Subianto tidak melihat kekuasaan sebagai tujuan, melainkan sebagai alat untuk membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (LBH GEKIRA), Dr. Santrawan T. Paparang, S.H., M.H., M.Kn., dalam acara Rakernas GEKIRA.
Menegakkan Keadilan Sosial
Menurut Santrawan, kepemimpinan Prabowo berlandaskan konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Fokusnya adalah pada memperkuat kemandirian bangsa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tengah tantangan ekonomi global dan geopolitik dunia.
Ia menekankan bahwa Prabowo mengutamakan kepentingan rakyat kecil dan menolak tekanan dari elite atau asing yang dapat merugikan kepentingan nasional. Bagi Prabowo, negara harus melindungi, melayani, dan mensejahterakan rakyat, bukan hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan sosial.
Agenda Besar Pemerintahan
Santrawan juga mengajak semua pihak untuk mendukung agenda pemerintahan Prabowo dalam membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dia menekankan bahwa keberhasilan suatu pemerintahan bukan hanya dari seberapa besar kekuasaannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh rakyat.
Dengan semangat pengabdian, Prabowo memiliki tujuan meninggalkan warisan berupa Indonesia yang kuat, mandiri, dan dengan rakyat yang hidup sejahtera. Itulah inti dari kepemimpinan yang diusung oleh beliau.





