Ancelotti Tegaskan Prinsip Persaingan Sehat di Timnas Brasil
Persaingan di lini depan Tim Nasional Brasil menjelang Piala Dunia 2026 dipastikan akan sangat ketat. Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, secara tegas menyatakan bahwa tidak ada pemain yang akan diberikan perlakuan istimewa atau “karpet merah” untuk otomatis masuk ke dalam susunan pemain utama.
Hal ini menjadi kabar penting bagi Neymar, meskipun ia tetap mendapatkan panggilan dari Ancelotti setelah sempat dibekap cedera sepanjang musim kompetisi sebelumnya. Performa impresif sang pemain dalam satu bulan terakhir menjadi pertimbangan utama Ancelotti memasukkannya ke dalam skuad.
Tantangan Baru bagi Neymar
Namun, tantangan baru segera menghampiri Neymar saat ia mengalami cedera betis tak lama setelah bergabung dalam pemusatan latihan tim nasional. Akibat cedera tersebut, Neymar terpaksa harus absen dalam laga persahabatan melawan Panama yang diselenggarakan pada hari Minggu kemarin.
Proses pemulihan cedera betis yang menimpanya diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua pekan ke depan. Situasi ini secara signifikan mengurangi peluang Neymar untuk mendapatkan menit bermain yang memadai saat Brasil dijadwalkan menghadapi Maroko pada tanggal 13 Juni mendatang.
Perubahan Posisi Bermain Neymar
Lebih lanjut, posisi bermain Neymar dalam skema taktik Ancelotti dipastikan akan mengalami pergeseran dari posisi favoritnya selama ini. Ancelotti memproyeksikan Neymar untuk mengambil peran sebagai penyerang tengah atau gelandang serang utama tim.
Perubahan posisi ini menempatkan Neymar dalam persaingan langsung dengan bintang-bintang lain yang saat ini mengisi sektor tersebut, khususnya Vinicius Junior dan Raphinha. Mereka berdua merupakan pemain yang saat ini memegang peran sentral di area tengah lapangan Brasil.
Ancelotti menjelaskan filosofi rotasi dan persaingan posisinya secara gamblang saat diwawancarai media internasional. “Neymar harus bermain di posisi yang biasa dia mainkan. Dia bermain di tengah, dia tidak bisa bermain di sayap,” ujar Ancelotti.
Ia melanjutkan penegasan mengenai peran spesifik yang diharapkan dari sang bintang lapangan hijau tersebut. “Dia tidak akan bermain sebagai winger; dia akan bermain di tengah, sebagai penyerang atau gelandang serang, salah satu dari itu,” lanjutnya.
Ancelotti menutup pernyataannya dengan menggarisbawahi bahwa posisi tersebut kini sudah memiliki pemain andalan yang harus ditantang oleh Neymar. “Itu posisi yang ditempati Vinicius dan Raphinha sekarang,” tegasnya.





