Harga Bitcoin dan Altcoin Utama Terus Merosot, Berikut Pergerakan Pasar Terupdate
Pergerakan pasar kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan dominasi tekanan jual yang mengakibatkan sebagian besar aset digital teratas berada di zona merah. Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, turun 3,65% menjadi USD 71.276,25, mengakibatkan koreksi di sejumlah altcoin utama.
Aset Kripto yang Bertahan di Zona Hijau
Meski demikian, ada beberapa aset kripto yang mampu bertahan di zona hijau. Hyperliquid (HYPE) dan Dogecoin (DOGE) tercatat mengalami penguatan, sementara stablecoin seperti USDT dan USDC tetap stabil mendekati patokan USD 1.
Melansir data dari Coinmarketcap.com pada Selasa (2/6/2026), berikut adalah pergerakan 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan data perdagangan 24 jam terakhir.
Bitcoin Masih Mendominasi, Ethereum Tahan
Bitcoin (BTC) masih menduduki posisi sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 1,43 triliun. Namun, dalam kurun waktu 24 jam terakhir, harga BTC turun 3,65% menjadi USD 71.276,25. Sementara itu, Ethereum (ETH) berada di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar USD 241,42 miliar. Harga ETH mengalami penurunan 0,76% menjadi USD 2.000,74, namun terlihat lebih stabil dibandingkan Bitcoin.
Tether (USDT) tetap kokoh sebagai stablecoin terbesar dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 187,98 miliar. Harga USDT berada di USD 0,9986, hampir tidak mengalami perubahan dalam 24 jam terakhir. Hal ini menunjukkan peran USDT sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas pasar kripto.
Di posisi berikutnya, BNB menempati peringkat keempat dengan kapitalisasi pasar USD 93,36 miliar. Kripto yang menguatkan ekosistem Binance ini turun 2,63% menjadi USD 692,33. Sementara XRP berada di posisi kelima dengan kapitalisasi pasar USD 80,37 miliar. Harga XRP terkoreksi 2,92% menjadi USD 1,29.





