Kritik Terhadap Anggaran Pakaian Dinas Gubernur Maluku Utara
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyoroti anggaran pengadaan pakaian dinas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang mencapai hampir Rp1 miliar pada tahun 2026. Sorotan tersebut dibuat menjelang kehadiran Gubernur Maluku Utara dalam acara Urban Talk di Jakarta.
Lonjakan Signifikan dalam Anggaran Pakaian Dinas
Menurut Uchok Sky, terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah jenis pakaian dinas yang dianggarkan pemerintah daerah. Pada tahun 2025, hanya ada tiga jenis pakaian dinas dengan total anggaran sekitar Rp550 juta, namun pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi sembilan jenis dengan nilai anggaran hampir Rp1 miliar.
Penambahan enam jenis pakaian dinas ini menuai kritik dari Uchok Sky, yang melihat adanya peningkatan anggaran yang cukup tajam dalam waktu singkat. Ia menyoroti pengadaan Pakaian Batik Tradisional yang dialokasikan sebesar Rp390 juta untuk 78 paket.
Desakan untuk Penyelidikan oleh Kejaksaan Agung
CBA mendesak Kejaksaan Agung untuk melakukan penyelidikan terhadap proses pengadaan pakaian dinas baik pada tahun 2025 maupun 2026. Menurut Uchok, anggaran yang digunakan seharusnya diprioritaskan untuk program-program yang lebih penting bagi masyarakat kurang mampu.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara atau Gubernur Sherly Tjoanda terkait kritik yang disampaikan oleh CBA. Hal ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat terkait transparansi pengelolaan anggaran daerah.





