Strategy Raih Pembelian Bitcoin Besar Kedua Kalinya
Setelah sukses dengan pembelian 27.200 Bitcoin pada November 2024, Strategy kembali membuat gebrakan dengan akuisisi 24.869 Bitcoin pada bulan Mei 2026. Langkah berani perusahaan ini menunjukkan komitmen mereka terhadap aset kripto yang terus meningkat nilainya.
Akuisisi Bitcoin 18 Mei 2026
Pada bulan Mei 2026, Strategy memanfaatkan penawaran saham preferen STRC untuk mengamankan hampir 25.000 Bitcoin senilai lebih dari US$ 2 miliar. Dengan rata-rata harga per Bitcoin sekitar US$ 80.985, total pengeluaran Strategy kali ini mencapai US$ 2,01 miliar atau sekitar Rp 35,6 triliun.
Meskipun pembelian ini merupakan yang keenam terbesar sepanjang masa berdasarkan denominasi Bitcoin, namun Strategy terbukti tidak gentar untuk mengambil risiko besar demi aset kripto yang diyakini akan terus menguat nilainya.
Dampak Harga Bitcoin Setelah Pembelian
Setelah pengumuman pembelian dilakukan pada 18 Mei 2026, harga Bitcoin mengalami fluktuasi. Dalam dua hari pasca pengumuman, harga Bitcoin turun hampir 4,5% menjadi US$ 77.207 atau sekitar Rp 1,36 miliar. Bahkan, pada akhir pekan, harga Bitcoin turun di bawah US$ 75.000 atau sekitar Rp 1,32 miliar untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan.
Pola yang serupa terjadi setelah pembelian Strategy sebelumnya pada November 2024, di mana harga Bitcoin juga mengalami penurunan setelah mencapai rekor tertinggi pada saat pengumuman pembelian dilakukan. Strategi yang diambil oleh Strategy ini menunjukkan bahwa fluktuasi harga merupakan risiko yang harus ditanggung dalam mengelola aset kripto dalam skala besar.
Pembelian Bitcoin Strategy kali ini sekali lagi menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain besar dalam pasar kripto global. Kedua akuisisi besar ini menandai komitmen Strategy terhadap Bitcoin dan keyakinan mereka terhadap masa depan aset kripto ini.





