Bursa Amerika Serikat Tunda Rencana Untuk Pengecualian Saham Tokenisasi
SEC Tunda Rencana Pengecualian
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (The Securities and Exchange Commission/SEC) menunda rencana untuk mengeluarkan pengecualian luas yang memungkinkan perusahaan kripto Amerika Serikat (AS) untuk memperdagangkan saham tokenisasi dan aset tokenisasi lainnya. Hal ini dilaporkan oleh Bloomberg pada Jumat, 22 Mei 2026 dan dikutip dari Yahoo Finance, Sabtu (23/5/2026).
Menurut laporan tersebut, langkah ini akan membawa dampak signifikan dalam integrasi blockchain ke dalam pasar sekuritas arus utama. Staf SEC telah bersiap untuk mengeluarkan pengecualian inovatif, namun jadwalnya terpaksa bergeser akibat umpan balik dari pejabat bursa saham dan peserta pasar lainnya.
Kendala Pengecualian
Poin utama yang menjadi kendala adalah mengenai perdagangan token pihak ketiga, yang merupakan representasi digital dari saham perusahaan tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari perusahaan yang bersangkutan. Hal ini menuai kekhawatiran dari sejumlah mantan regulator dan pakar pasar, yang menganggap hal ini dapat menimbulkan masalah kompleks bagi perusahaan publik terkait manajemen dividen dan perhitungan suara pemegang saham.
Ketua SEC Paul Atkins sebelumnya telah merencanakan peluncuran pengecualian inovatif sebagai wadah uji regulasi untuk ekuitas on-chain. Namun, penundaan ini berdampak pada perusahaan yang tengah mempersiapkan proyek aset tokenisasi di bawah kerangka kerja yang telah diantisipasi sebelumnya.





