Di tengah gejolak pasar global akibat perkembangan terbaru hubungan Amerika Serikat dan Iran, harga Ethereum (ETH) masih tertekan dan sulit untuk kembali menembus level USD 2.300. Tekanan ini terjadi akibat aksi jual investor yang semakin meningkat belakangan ini.
Tekanan Jual dan Pergerakan Harga
Hingga saat ini, ETH turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir. Data menunjukkan bahwa jumlah Ethereum yang masuk ke bursa kripto meningkat tajam dalam rentang waktu 5-13 Mei sebanyak 623 ribu ETH. Hal ini mengindikasikan potensi aksi jual yang lebih besar karena banyak investor yang memindahkan aset ke platform perdagangan.
Aksi Distribusi Investor
Investor besar atau yang dikenal sebagai whale terlihat melakukan aksi distribusi dengan mengurangi kepemilikan Ethereum sebanyak 390 ribu ETH sejak 7 Mei lalu. Di sisi lain, investor ritel juga ikut melakukan penjualan dengan jumlah total Ethereum sekitar 110 ribu ETH selama seminggu terakhir.
Meskipun demikian, investor dengan kepemilikan 1.000 hingga 10 ribu ETH justru menambah aset sebanyak 67 ribu ETH dalam periode yang sama. Namun, arus dana keluar dari produk ETF Ethereum juga mencatatkan penurunan signifikan sebesar USD 130,6 juta dalam dua hari terakhir.





