Atlet Panjat Tebing Indonesia Meraih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Sanya

by

Atlet Panjat Tebing Indonesia Torehkan Prestasi Gemilang di Asian Beach Games Sanya 2026

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia mencatatkan sejarah gemilang dalam Asian Beach Games Sanya 2026 yang baru saja berakhir. Dalam ajang tersebut, skuad Garuda berhasil meraih medali emas dari nomor speed relay, serta mencatatkan pencapaian historis dengan memecahkan rekor dunia.

Prestasi Gemilang Atlet Putri

Keberhasilan tim Indonesia tidak hanya terbatas pada medali yang diraih, tetapi juga diwarnai dengan momen bersejarah yang diciptakan oleh atlet putri Desak Made Rita dan Kadek Adi Asih. Mereka berhasil memecahkan rekor dunia pada nomor speed relay putri dengan catatan waktu 13,174 detik, melampaui perwakilan tuan rumah yang hanya mencatatkan waktu 13,178 detik.

Di sisi lain, sektor putra juga turut memberikan kontribusi signifikan dengan meraih medali perak melalui duet Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi setelah bersaing ketat di babak final.

Rangkaian Kompetisi Berlanjut di World Climbing Series

Setelah sukses di Sanya, 13 atlet panjat tebing Indonesia akan melanjutkan perjalanan kompetisi mereka di ajang World Climbing Series di Wujiang. Kompetisi ini menjadi pembuka musim 2026 bagi timnas, di mana mereka akan bertanding dalam dua disiplin utama, speed dan lead.

Tantangan bertambah dengan adanya pemecahan rekor dunia baru oleh atlet Tiongkok, Zhao Yicheng, yang mencatatkan waktu impresif. Pelatih tim speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi penuh bagi para atlet dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Ajang World Climbing Series di Wujiang juga dijadikan sebagai tahapan penting menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Semangat dan determinasi para atlet Indonesia menjadi kunci dalam meraih sukses di kancah olahraga internasional.

Source link