LSM LIRA Merayakan HUT ke-21 dengan Peluncuran Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi
TARAKAN, VANUSNEWS.COM | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) akan merayakan HUT ke-21 mereka dengan menggelar acara di Sumatera Utara. Acara tersebut akan menandai peluncuran inisiatif strategis yang diberi nama “Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi”.
Acara ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 19 hingga 21 Juni 2026, di Hotel Danau Toba, Medan, Sumatera Utara, dan akan menjadi highlight dari perayaan HUT ke-21 LSM LIRA sekaligus Pra-Munas III.
Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi: Solusi Terhadap Maraknya Korupsi di Indonesia
Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal, SH, SE, M.Si, menyatakan bahwa peluncuran saluran ini sebagai respons terhadap meningkatnya kasus korupsi di Indonesia. LSM LIRA menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan menjadikannya sebagai “musuh bangsa” yang harus dilawan bersama.
Saluran ini akan menerima informasi dari masyarakat terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pejabat atau aparat, dan LSM LIRA akan mengkaji laporan-laporan tersebut sebelum disampaikan kepada pihak berwenang. Saluran ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan institusi negara dalam upaya pemberantasan korupsi.
Laporan yang diverifikasi akan disampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden (Prabowo-Gibran), KPK, Kejaksaan Agung RI, dan Kepolisian Negara Indonesia untuk memastikan penindakan atas laporan pelanggaran yang masuk.
Dukungan Luas dan Harapan Menciptakan Masa Depan yang Lebih Bersih
Publikasi mengenai acara ini menunjukkan dukungan yang luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perempuan LIRA, Pemuda LIRA, serta kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menegaskan komitmen bersama dalam memerangi korupsi untuk menciptakan masa depan yang lebih bersih dan transparan bagi bangsa Indonesia.
Dengan partisipasi delegasi dari Kaltara di acara ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam diskusi organisasi LSM LIRA dan mengangkat isu-isu lokal yang penting untuk dibahas secara nasional.
Dengan demikian, LSM LIRA tidak hanya merayakan sejarahnya selama 21 tahun, tetapi juga melangkah maju untuk menciptakan perubahan yang positif dalam memerangi korupsi di Indonesia.





