DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Akibat Konflik Timur Tengah

by

Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Global Akibat Konflik Timur Tengah

Pemerintah diharapkan untuk segera mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan global akibat konflik bersenjata yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyatakan bahwa perang tersebut berpotensi mengganggu produksi pangan dunia, terutama melalui terganggunya pasokan pupuk yang merupakan bagian penting dalam sektor pertanian.

Daniel menjelaskan bahwa beberapa negara seperti Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab adalah eksportir utama pupuk nitrogen dunia. Namun, konflik yang sedang berlangsung telah mengganggu pasokan gas sebagai bahan baku pupuk akibat serangan drone dan rudal, yang menyebabkan sejumlah negara tersebut terpaksa menghentikan produksi pupuk. Hal ini dapat menyebabkan penurunan produksi pangan secara global.

Selain itu, Daniel juga menyoroti dampak konflik terhadap lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga energi diperkirakan akan berdampak langsung pada biaya produksi pertanian dan distribusi logistik pangan, yang pada akhirnya akan mengakibatkan kenaikan harga pangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, Daniel mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri, agar masyarakat tidak terbebani dengan dampak tersebut. Stabilitas harga pangan harus dijaga demi kesejahteraan masyarakat.

Source link