Komisi III DPR RI mendorong aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi di Jakarta pada Kamis malam. Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, menekankan pentingnya pengungkapan kasus ini tidak hanya menyoroti pelaku di lapangan, tetapi juga harus mengidentifikasi pihak yang diduga menjadi dalang di balik serangan tersebut. Menurut Safaruddin, kepolisian sudah mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV, yang diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pelaku utama dalam waktu dekat.
Safaruddin juga menegaskan bahwa proses penyelidikan harus mampu mengungkap semua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut, dari pelaku di lapangan hingga aktor intelektual dan pihak yang membantu aksi tersebut. DPR akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan untuk memanggil aparat kepolisian jika proses pengungkapan mengalami hambatan. Seluruh pihak berharap agar kasus ini segera terungkap dan semua yang terlibat bisa diberikan pertanggungjawaban atas tindakan mereka.





