Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membantah klaim Iran terkait nasibnya setelah serangan rudal di Yerusalem. Klaim tersebut disebut sebagai “berita palsu” oleh kantor tersebut. Media Iran membagikan foto Netanyahu saat mengunjungi lokasi serangan rudal yang mematikan di Beit Shemesh. Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa Israel akan membela warganya dari serangan teroris Iran.
Benjamin Netanyahu mengunjungi lokasi serangan rudal Iran di Beit Shemesh dan menekankan bahwa Iran tidak hanya mengancam Israel dan Amerika Serikat, tetapi juga seluruh wilayah. Menurutnya, Iran akan menyerang Eropa jika dibiarkan, dan bahkan mengancam seluruh umat manusia jika mereka memiliki senjata nuklir. Situasi semakin tegang setelah Iran mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat tempur Amerika di atas Kuwait, meskipun AS membantah klaim tersebut.
Rezim Iran sering kali melebih-lebihkan pencapaian militernya untuk kepentingan propaganda. Sementara itu, Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa masyarakat Iran tidak menganggap serius kemunculan Reza Pahlavi, putra mahkota dari rezim Shah yang digulingkan oleh revolusi. Semua isi berita ini selaras dengan situasi terkini di Timur Tengah, khususnya terkait ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.





