Anthony Scaramucci, seorang investor terkenal, menyoroti pergerakan Bitcoin sebagai indikator penting dalam unggahannya. Meskipun penurunan nilai saat ini bisa saja dipicu oleh kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang, Bitcoin seharusnya mengalami lonjakan tajam jika hal itu terjadi. Namun, faktanya tidak demikian. Scaramucci mengamati adanya perbedaan sikap antara investor muda dan investor senior. Investor muda cenderung memilih kripto, sementara investor institusional lebih tua lebih memilih emas dan perak.
Dalam unggahan tersebut, Scaramucci menuliskan tentang kondisi pasar bear yang sedang terjadi. Menurutnya, pertanyaannya bukan apakah pasar sedang bear, tetapi berapa lama kondisi tersebut akan bertahan. Dengan pengalaman melalui sembilan fase pasar bear sepanjang kariernya, Scaramucci menyimpulkan bahwa sentimen pasar sering kali terlalu berlebihan dibandingkan dengan kondisi fundamental yang ada.
Scaramucci juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ia menargetkan harga Bitcoin mencapai USD 150.000 pada akhir tahun sebelumnya. Namun, target tersebut tidak tercapai karena tekanan jual besar-besaran dari para “whale” yang merupakan pemilik Bitcoin dalam jumlah besar. Melalui pengalaman dan observasinya, Scaramucci menyoroti betapa pentingnya mengkaji kondisi pasar secara lebih mendalam daripada bergantung pada sentimen pesimis yang mungkin tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.





