Kapitalisasi pasar kripto mengalami penurunan hampir USD 500 miliar dalam waktu singkat akibat aksi jual yang dipimpin oleh bitcoin (BTC). Data dari Yahoo Finance menunjukkan bahwa nilai pasar kripto turun sebesar USD 467,6 miliar atau sekitar Rp 7.851,04 triliun dalam kurun waktu kurang dari seminggu. Harga bitcoin sendiri turun ke level terendah sejak pemilihan Presiden AS pada awal November 2024. Meskipun pemerintahan AS yang dipimpin oleh Donald Trump dikenal ramah terhadap kripto, harga bitcoin mencapai titik terendah di level USD 72.877 sebelum pulih pada 4 Februari 2026 menjadi sekitar USD 76.600 pada pukul 06:50 pagi di London. Penurunan harga bitcoin sekitar 40% sejak mencapai rekor tertinggi pada awal Oktober juga disebabkan oleh serangkaian likuidasi yang terjadi pada 10 Oktober. Analis di BTC Markets, Rachael Lucas, menyatakan bahwa sentiment pasar cenderung berhati-hati dan defensif di Asia, namun penjualan paksa sudah melambat dibandingkan dengan penutupan pasar AS. Meskipun demikian, harga bitcoin di bawah USD 73.000 telah menimbulkan ketakutan ekstrem di kalangan pelaku pasar.
Merosotnya Kapitalisasi Pasar Kripto Akibat Aksi Jual, Rp 7.851 Triliun




