Harga Bitcoin Potensial Kembali ke USD 126.200, Simak Pola Sinyal!

by -137 Views

Harga Bitcoin masih dalam tekanan meski struktur harga jangka panjang dinilai masih kondusif. Memperhatikan harga yang bertahan di bawah USD 90.000 membuat sebagian trader merasa kecewa karena harapan untuk harga baru tidak segera terwujud. Tekanan eksternal dari pertemuan World Economic Forum di Davos juga ikut berpengaruh, di mana CEO Citadel Kenneth Griffin mengingatkan bahwa imbal hasil obligasi AS yang mendekati 5% dapat menjadi tantangan serius bagi aset berisiko termasuk kripto.

Dalam kondisi di mana instrumen aman menawarkan imbal hasil yang tinggi, investor cenderung bersikap defensif dan mengurangi eksposur ke aset volatil seperti Bitcoin. Meskipun begitu, koreksi tidak selalu mengindikasikan perubahan tren. Selama Bitcoin tidak mencetak titik terendah yang lebih rendah pada kerangka waktu yang lebih besar, tren naik masih dianggap utuh. Penurunan harga saat ini masih menjadi peluang beli meskipun tidak sekuat sebelumnya.

Untuk mempertahankan skenario bullish, Bitcoin harus dapat bertahan di area support saat ini. Jika harga mampu melampaui zona USD 95.000–USD 100.000, momentum penguatan dapat kembali sukses bagi para pembeli. Saat ini, Bitcoin sedang dalam periode menunggu, di mana tidak mengalami penurunan signifikan namun juga belum mengalami lonjakan harga yang besar.

Source link