Kelebihan Tanpa Hukum: Solusi Terbaik untuk Permasalahan

by -72 Views

Brian Armstrong, CEO dari Coinbase, telah menyampaikan pendapatnya melalui platform X tentang regulasi di industri kripto. Dia menyatakan bahwa Coinbase lebih memilih tidak adanya undang-undang daripada memiliki regulasi yang dianggapnya sebagai “RUU yang buruk”. Armstrong mengkritik draf yang menurutnya memiliki banyak masalah yang kompleks dan sulit diperbaiki melalui perubahan kecil. Diantara kekhawatiran yang diungkapkannya adalah potensi larangan terhadap saham yang ditokenisasi, pembatasan aktivitas decentralized finance (DeFi), serta pengurangan privasi pengguna terkait akses pemerintah terhadap data keuangan.

Selain itu, Armstrong juga menyampaikan kekhawatiran terkait rencana yang dapat melemahkan peran Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan memperluas wewenang Securities and Exchange Commission (SEC). Dia juga mengkritik amendemen tertentu terkait stablecoin, menegaskan bahwa pembatasan atau penghapusan imbalan stablecoin hanya akan menguntungkan perbankan tradisional dengan menutup persaingan dan tidak menguntungkan konsumen.

Meskipun menentang RUU tersebut, Armstrong menyatakan bahwa Coinbase akan tetap berkomunikasi dengan para pembuat kebijakan untuk mendorong perbaikan dalam draf regulasi tersebut. Dia optimis bahwa melalui proses negosiasi, versi yang lebih baik dari regulasi akan dapat lahir. Dengan demikian, Armstrong berharap untuk mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi semua pihak melalui dialog terbuka dan konstruktif.

Source link