Kinerja pemerintah dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode Natal dan Tahun Baru 2025 mendapat apresiasi dari Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin. Pernyataan tersebut muncul setelah Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, melaporkan penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas hingga 27,12 persen dan penurunan angka kecelakaan secara keseluruhan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Syafiuddin menyoroti pentingnya strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi dalam mencapai keberhasilan tersebut. Meskipun demikian, ia menekankan perlunya evaluasi dan penyempurnaan strategi untuk menghadapi mudik Lebaran 2026 agar dapat diterapkan secara optimal. Kerja keras dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya juga ditekankan Syafiuddin untuk memastikan keselamatan selama mudik berlangsung aman dan nyaman. Upaya untuk menjaga tren penurunan kecelakaan diharapkan dapat terus ditingkatkan pada masa mudik Lebaran mendatang. Keberhasilan tersebut salah satunya berkat kebijakan larangan truk sumbu tiga beroperasi di tol selama libur Nataru, yang berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan. Syafiuddin menutup pernyataannya dengan menegaskan prioritas utama keselamatan masyarakat dan harapan agar capaian positif ini dapat dipertahankan.
Kecelakaan Nataru 2025 Menurun: Komisi V DPR| Mudik Lebaran 2026





