Pergerakan pasar kripto belakangan ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan, dengan beberapa aset kripto utama mengalami pelemahan, termasuk bitcoin (BTC). Hal ini disebabkan oleh aksi ambil untung dan sentimen kehati-hatian dari pelaku pasar global. Meskipun demikian, hanya beberapa aset saja yang mampu bertahan di zona hijau, sedangkan Bitcoin dan Ethereum masih dalam fase koreksi moderat.
Bitcoin diperdagangkan di level USD 91.255,30, mengalami pelemahan sebesar 2,44% dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, kapitalisasi pasarnya masih dominan di atas USD 1,8 triliun. Ethereum juga turun 3,74% menjadi USD 3.166,75, terutama karena minimnya sentimen positif dari sektor DeFi dan NFT.
Sementara itu, Tether tetap stabil di USD 0,9991, hanya turun tipis 0,04%, menjadikannya aset lindung nilai jangka pendek bagi trader. XRP dan BNB turun masing-masing sebesar 5,55% dan 2,06%, sedangkan SOL turun 3,09% dan TRX menguat 1,34%. Dogecoin turun 2,45%, ADA melemah 4,04%, BCH terkoreksi 1,23%, dan Monero juga mengalami pelemahan.
LEO justru menguat 2,12% menunjukkan adanya permintaan yang relatif kuat di tengah tekanan pasar. Di sisi lain, koin seperti LINK dan HYPE turun signifikan. Perlu diingat, keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab pembaca. Sebaiknya lakukan riset dan analisis sebelum membeli dan menjual aset kripto.





