Pemerintah Mendorong Rayakan Natal dan Tahun Baru 2026 Lebih Sederhana

by -121 Views

Pemerintah mengimbau masyarakat Indonesia merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan kesederhanaan dan memperlihatkan empati terhadap korban bencana, terutama di wilayah-wilayah Sumatera yang masih dalam status tanggap darurat hingga akhir tahun 2025. Langkah ini diambil untuk menghindari kontras antara euforia perayaan akhir tahun dengan penderitaan yang masih dirasakan oleh warga terdampak bencana. Beberapa daerah di Sumatera, seperti Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara, masih memperpanjang status tanggap darurat bencana akibat sulitnya akses logistik darat ke beberapa kecamatan dan desa terdampak. Hal ini mempengaruhi persiapan akhir tahun di wilayah tersebut, dengan upaya pemulihan infrastruktur dasar yang masih terus dilakukan oleh TNI/Polri, relawan BNPB, dan petugas terkait. Meskipun ada perayaan akhir tahun, fokus utama saat ini tetap pada pemulihan pasca-bencana dan penyaluran bantuan kepada sekitar 2 juta rumah yang terdampak bencana. Momentum perayaan akhir tahun diharapkan dapat menjadi wadah untuk menunjukkan kepedulian daripada hanya sebuah pesta meriah belaka. Sebagai langkah untuk memperkuat semangat empati nasional, berbagai kepala daerah dan lembaga penegak hukum turut mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat.

Source link