Pandangan tentang ancaman quantum computing terhadap pasar kripto masih menjadi perdebatan di kalangan pakar. Grayscale, perusahaan pengelola aset digital, memperkirakan bahwa kemungkinan ancaman tersebut baru akan muncul sekitar tahun 2030, sehingga dampaknya terhadap valuasi kripto diprediksi masih terbatas sampai 2026. Namun, Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, berpendapat bahwa terdapat sekitar 20 persen kemungkinan quantum computing dapat mengancam kriptografi blockchain lebih cepat dari perkiraan, bahkan sebelum tahun 2030. Charles Edwards dari Capriole bahkan lebih keras dalam peringatannya, ia menilai bahwa ancaman quantum computing tidak boleh diabaikan sama sekali. Kelalaian dalam mengantisipasi risiko ini dapat berakibat pada kejatuhan pasar yang lebih besar daripada krisis sebelumnya. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan potensi ancaman ini dalam perencanaan strategis jangka panjang.
Apakah Bitcoin Aman dari Quantum Computing? Penjelasan Para Ahli





