Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengungkapkan keprihatinan dan duka yang mendalam terkait bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 174 orang dilaporkan meninggal dan 79 orang masih hilang akibat bencana tersebut. Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik menegaskan pentingnya partisipasi kader dalam membantu korban bencana tersebut, serta mengingatkan bahwa bencana ini adalah hasil dari perusakan lingkungan seperti pembakaran hutan dan penebangan liar. Partai Gelora berkomitmen untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pelestarian lingkungan dan akan melibatkan organisasi kemanusiaan Blue Helmet dalam memberikan bantuan di lokasi terdampak. Blue Helmet akan bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menyalurkan bantuan makanan dan logistik ke lokasi yang sulit dijangkau. Komandan Nasional Blue Helmet Indonesia, Sulfiadi Bermawi, berharap dukungan dari pihak-pihak terkait dalam upaya penanganan bencana ini dan meminta doa serta kolaborasi untuk membantu korban.
Kader Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera, Gelora Blue Helmet





