Pasar komoditas global sedang dihebohkan dengan langkah besar Tether, penerbit stablecoin terbesar USDT, yang kini menjadi salah satu pembeli emas terbesar di dunia. Data dari coinmarketcap menunjukkan bahwa Tether telah membeli 26 ton emas, melampaui beberapa bank sentral dan negara pembeli emas tertentu. Kazakhstan membeli 18 ton, Brasil 15 ton, sedangkan Turki, Irak, Bulgaria, Serbia, dan Filipina hanya membeli beberapa ton.
Perusahaan swasta seperti Tether, yang bukan lembaga moneter negara, kini menjadi pemain utama dalam akumulasi emas global. Biasanya, bank sentrallah yang dominan dalam permintaan emas, namun tren ini mulai bergeser. Perusahaan aset digital seperti Tether turut memengaruhi aliran komoditas tradisional.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi bergantung pada pembaca sendiri. Sebaiknya pelajari dan analisis sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang dibuat dan potensi keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul.





