Arthur Hayes, CEO BitMEX, meramalkan target harga Bitcoin dalam jangka pendek antara USD 80.000 hingga USD 85.000, dengan proyeksi lebih tinggi mencapai USD 200.000 hingga USD 250.000 pada akhir tahun. Dalam esainya yang dirilis pada 17 November dengan judul “Snow Forecast,” Hayes mengungkapkan bahwa penurunan harga Bitcoin dari USD 125.000 ke level USD 90.000, sementara indeks ekuitas AS tetap stabil, menandakan adanya potensi koreksi. Prediksi Hayes menyatakan bahwa Bitcoin dapat turun ke kisaran USD 80.000 hingga USD 85.000 selama periode “lembut”, sebelum intervensi dari Federal Reserve atau Departemen Keuangan AS mendorong harga kembali naik ke kisaran USD 200.000 hingga USD 250.000. Sementara itu, analis China, Ban Mu Xia, memproyeksikan bahwa Bitcoin akan terlebih dahulu turun ke USD 94.500 sebelum mencapai titik terendah di kisaran USD 84.000. Dia melihat penurunan ini sebagai ‘penyesuaian sisi yang kompleks’, di mana Bitcoin akan mengalami penurunan ke kisaran USD 94.500, kemudian mengalami fluktuasi yang dapat membawa harga kembali di atas USD 116.000 sebelum mencapai titik terendah terakhir di kisaran USD 84.000, dengan potensi penurunan hingga 6-8% pada level ekstrem.
Prediksi Bitcoin Mencapai USD 75.000: Apa yang Akan Terjadi?





