Di tengah tekanan pasar kripto yang kembali memerah, perilaku para miner atau penambang Bitcoin justru menunjukkan tren berbeda. Dalam tujuh hari terakhir, kelompok miner tercatat beralih dari aksi jual menjadi akumulasi, dengan tambahan bersih 777 BTC ke dalam cadangan mereka. Pergerakan ini menjadi sorotan karena sering kali menjadi indikator penting dalam dinamika pasar. Menurut coinmarketcap, secara historis, fase akumulasi yang dilakukan miner saat harga Bitcoin melemah kerap menandai awal dari pembentukan market bottom atau fase konsolidasi jelang pemulihan.
Berbeda dari investor ritel, para miner memiliki akses ke data real-time dan pemahaman mendalam terhadap kesehatan jaringan Bitcoin. Karena itu, aksi akumulasi mereka sering dianggap sebagai sinyal bahwa harga saat ini dinilai cukup murah atau berpotensi menguat di periode mendatang. Sinyal pergeseran ini juga diperkuat laporan dari CryptoQuant. “Tujuh hari terakhir menunjukkan akumulasi bersih 777 BTC… Transisi dari distribusi ke akumulasi di level harga rendah secara historis mendahului fase stabilisasi,” tulis analis crypto @Crazzyblockk melalui unggahan di X.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.





