Google kembali menarik perhatian dalam sektor kripto dengan kesepakatan investasi miliaran dolar bersama Cipher Mining. Kesepakatan ini melibatkan penggunaan pusat data untuk layanan kecerdasan buatan (AI) dan memiliki potensi pendapatan hingga miliaran dolar.
Cipher Mining menyewakan gudang data miliknya di Colorado City, Texas, kepada startup komputasi AI bernama Fluidstack. Dari kontrak awal selama 10 tahun, potensi pendapatan mencapai USD 3 miliar atau sekitar Rp 50,19 miliar. Google menyetujui untuk membayar sewa Fluidstack sebesar USD 1,4 miliar dan sebagai imbalan memperoleh 5,4% saham di Cipher Mining.
Tyler Page, CEO Cipher Mining, menyambut kesepakatan ini sebagai awal dari peluang bisnis baru di sektor High-Performance Computing (HPC). Mereka berencana untuk mengalihkan fungsi gudang data penambangan Bitcoin di Texas untuk mendukung layanan AI, dengan potensi perluasan fasilitas jika ada peningkatan permintaan pasar.
Google sebelumnya juga terlibat dalam kerja sama dengan penambang Bitcoin lainnya, TeraWulf, untuk menyewakan pusat data di New York bagian barat. Dari kesepakatan tersebut, Google juga memperoleh saham di TeraWulf. Tindakan Google ini menunjukkan minat yang terus meningkat dalam sektor kripto dan kecerdasan buatan.





