Presiden Prabowo Subianto ditekan untuk meninjau kembali kinerja sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih yang dianggap mengalami masalah. Desakan ini datang dari Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Mulyanto, setelah munculnya kasus penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenerzer (Noel) oleh KPK dan kontroversi yang melibatkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin terkait kematian bayi Raya di Sukabumi. Menurut Mulyanto, ini adalah kesempatan yang tepat bagi Presiden Prabowo untuk melakukan pergantian Menteri atau Wakil Menteri yang tidak dapat dipercaya dan gagal dalam menjalankan tugasnya.
Mulyanto menekankan bahwa Presiden seharusnya memenuhi janji kampanyenya dalam Pilpres 2024 untuk membentuk kabinet yang terdiri dari para ahli. Dia juga mengungkapkan keprihatinannya atas berbagai insiden yang melibatkan anggota kabinet, mulai dari pernyataan kontroversial Menkes hingga penangkapan Wamenaker oleh lembaga antirasuah. Hal ini memiliki potensi untuk merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, Mulyanto berpendapat bahwa Presiden harus mengambil langkah strategis untuk mengembalikan optimisme publik, terutama menjelang satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih. Menciptakan tim yang kompeten, solid, dan dapat dipercaya sangat diperlukan mengingat tantangan yang semakin berat yang akan dihadapi pemerintah ke depan.




