5 Tips Kehati-hatian dalam Menulis yang Diajarkan FKMPS

by

Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Sejarah (FKMPS) memberikan sambutan positif terhadap rencana Kementerian Kebudayaan RI untuk merekonstruksi penulisan sejarah Indonesia. Menurut mereka, inisiatif ini merupakan langkah penting dalam memperkuat identitas bangsa melalui narasi sejarah yang berakar pada nilai-nilai lokal. Ketua Dewan Penasehat FKMPS, Laksamana (Purn) Tedjo Edhie Pudjiatno, menyambut baik rencana tersebut sebagai kesempatan untuk membangun kembali pemahaman kolektif tentang sejarah Indonesia dengan fokus pada perjuangan rakyat dalam negeri.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina FKMPS, Heppy Trenggono, mengingatkan bahwa proyek ini tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa. Sejarah dianggap sebagai cermin identitas bangsa yang harus ditulis dengan kejujuran, hati-hati, dan kesadaran atas dampak sosial-politik yang mungkin timbul. FKMPS mendorong agar proses ini dilaksanakan secara inklusif dan kolaboratif, melibatkan berbagai pihak yang memiliki kredibilitas.

Terkait dengan penulisan ulang sejarah, FKMPS siap mendampingi dan mengawal proses tersebut sebagai mitra strategis pemerintah. Mereka menekankan pentingnya menjaga integritas dan akurasi dalam setiap tahapan penulisan ulang sejarah nasional. Berbagai tokoh terkemuka yang bergabung dalam FKMPS, seperti Laksamana (Purn) Tedjo Edhie Pudjiatno, Heppy Trenggono, Prof. Taufik Abdullah, dan lainnya, siap berperan aktif dalam menegakkan semangat dan nilai perjuangan bangsa Indonesia melalui penulisan sejarah yang mewakili keberagaman bangsa.

Source link