Peningkatan Aksi Jual Bitcoin di Tengah Ketegangan Israel-Iran

by

Analis memperkirakan bahwa Bitcoin akan melihat peningkatan penjualan setelah mengalami penurunan signifikan akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Turunnya harga Bitcoin hampir 5% menjadi level terendah harian USD 102.822, terjadi setelah serangan Israel terhadap Iran yang menciptakan sentimen penghindaran risiko di pasar. Meskipun demikian, para analis optimis bahwa pasar kripto akan pulih, baik melalui de-eskalasi situasi atau pergeseran narasi Bitcoin secara keseluruhan. Marcine Kazmierczak, salah satu pendiri dan kepala operasi di RedStone, menyoroti bahwa ketegangan di Timur Tengah dan aksi jual yang terjadi akan mengejutkan pasar. Dia mencatat bahwa terjadi likuidasi di seluruh Bitcoin dan Ethereum futures sebesar USD 427,84 juta. Meskipun terjadi penurunan harga, Kazmierczak menekankan bahwa dalam kejadian serupa di masa lalu, dislokasi pasar sering diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan. Pemogokan yang terjadi pada bulan April 2024 juga menyebabkan aksi jual serupa namun berbalik setelah ketegangan mereda. Kazmierczak menyatakan bahwa momen-momen seperti ini sering menjadi peluang pembelian yang menjanjikan. Namun, situasi saat ini dianggap memiliki risiko yang lebih tinggi mengingat Israel secara langsung melibatkan diri dalam konflik dengan Iran terkait program nuklir. Proses pemulihan pasar, menurut Kazmierczak, akan sangat dipengaruhi oleh upaya untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut.

Source link