Mayoritas Pemilih Generasi Z dan Milenial di Jember Memilih Faida

by -33 Views

Jakarta – Survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) telah merilis temuan hasil survei terkait pilihan dan pendapat Gen Z dan milenial Kabupaten Jember menuju Pilkada 2024. Beberapa temuan dari survei LPMM adalah Direktur Eksekutif LPMM, Robby Rosyadi, menjelaskan bahwa dari temuan survei pihaknya, ada tiga karakter utama yang diinginkan oleh kalangan gen Z dan milenial dari calon pemimpin Jember. Tiga karakter tersebut adalah jujur dan tidak korupsi sebesar 82,8%, merakyat dan sederhana sebesar 67,8%, serta tegas dan berwibawa sebesar 72,4%.

Selain itu, 84,4% dari responden menekankan pentingnya rekam jejak calon bupati yang baik, sementara 89,4% menginginkan calon bupati yang bersih dari masalah hukum.

Robby juga menyebutkan lima nama bakal calon bupati yang paling dikenal di kalangan Gen Z di kabupaten Jember, antara lain Faida dengan dukungan 87,4%, Hendy Siswanto 81,1%, Muhammad Balya Firjaun 64,3%, Karimullah Dahrujiadi 61,7%, dan Muhammad Fawait alias Gus Fawait 59,4%.

Dari hasil survei, nama Faida menjadi bakal calon Bupati Jember yang paling disukai oleh gen Z dan milenial dengan persentase 86,8%. Hasil survei juga menunjukkan tingkat elektabilitas dari beberapa calon bupati, dimana Faida mendapatkan 28,6%, Hendy Siswanto 23,3%, Gus Firjaun 11,9%, dan Gus Fawait 9,3%.

Survei LPMM juga menyoroti isu-isu penting bagi gen Z dan milenial di Pilkada Jember 2024, seperti kesempatan kerja, pemberantasan korupsi, demokrasi dan kebebasan sipil, kesehatan, dan lingkungan. Hasil survei ini menunjukkan bahwa gen Z dan milenial Kabupaten Jember memiliki keinginan kuat untuk memiliki pemimpin yang jujur, bersih, dan berintegritas.

Menurut pengamat politik, banyak pemilih gen Z dan milenial lebih memilih eks Bupati Jember Faida karena program-program yang dijalankan Faida terhadap anak muda di Jember. Hasil survei menunjukkan bahwa Faida memiliki potensi untuk mengalahkan bupati petahana Hendy Siswanto di Pilkada Jember 2024.

Penarikan sampel dalam survei ini dilakukan dengan metode non-probability sampling dan teknik snowball sampling. Survei dilakukan dalam rentang waktu 24 Juni – 3 Juli 2024.